Politik

Dukungan Papua dan Papua Barat Bagian NKRI

AKTUALINDONESIA.com, (JAKARTA) – Pemerintah Papua Nugini menegaskan aksi demo masyarakat Papua Nugini yang menyatakan dukungan terhadap referendum bagi Papua dan Papua Barat untuk berpisah dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bukan merupakan sikap pemerintahnya.

“Menteri Luar Negeri Papua Nugini Soroi Marrepo secara langsung menegaskan sikapnya, bahwa pemerintahannya selalu mendukung Papua dan Papua Barat adalah bagian dari NKRI,” kata Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Satya Widya Yudha di Port Moresbby, Papua Nugini seperti dilansir dari Antara.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, justru Soroi berharap eskalasi politik yang terjadi di tanah Papua tidak akan membesar serta terselesaikan secara damai dan bijaksana oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Itu clear, disampaikan langsung kepada kami delegasi DPR RI,” tuturnya.

Selain membicarakan isu gejolak Papua, delegasi Komisi I DPR RI juga menyinggung peningkatan kerja sama bilateral pemerintahan dan parlemen antara kedua negara. Menurutnya, hubungan baik yang sudah terjalin selama ini di bidang ekonomi dan budaya harus terus ditingkatkan.

“Termasuk hubungan parlemen kedua negara. Salah satunya, perlu diwujudkan adanya penerbangan langsung dari Indonesia ke Papua Nugini,” ujarnya. (red).

Tokoh Papua Bilang “NKRI” Harga Mati

AKTUALINDONESIA.com, (JAKARTA) — Perwakilan tokoh Papua, Abisai Rollo mengaku tidak mengenal sosok Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua, Benny Wenda. Abisai, merujuk dari pemberitaan media massa, menyebut Benny Wenda merupakan warga negara asing. “Saya asli Kota Jayapura, dan kita Indonesia. Kita NKRI harga mati. Untuk sosok Benny Wenda, saya sendiri tidak pernah mengenal beliau,” kata Abisai seperti dilansir CNN, Selasa (10/9) lalu. Abisai menjadi ketua rombongan perwakilan tokoh Papua dan Papua Barat yang bertemu Jokowi hari ini. Abisai juga merupakan Ketua DPRD Kota Jayapura, Papua. Politikus Golkar itu sempat menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Kota Jayapura dalam Pilpres 2019. Abisai menyatakan Benny tak punya hak untuk mengatur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Tanah Papua. Ia menegaskan bahwa Papua bagian dari wilayah Indonesia. “Sehingga beliau tidak punya hak untuk mengatur NKRI dan tidak punya hak untuk mengatur tanah Papua. Karena tanah Papua bagian dari NKRI,” ujarnya. Menurut Abisai, dirinya sempat menyampaikan kepada Jokowi bahwa di seluruh wilayah Papua tak ada bendera lain, selain bendera Merah Putih. Ia menyatakan bendera Merah Putih dikibarkan dari pantai sampai wilayah pegunungan di Bumi Cenderawasih. “Bendera Merah Putih itu dikibarkan dari ombak putih-putih sampai gunung biru biru. Tidak ada bendera yang lain. Hanya satu bendera, bendera sang saka Merah Putih,” tuturnya. Abisai hadir bersama 60 orang perwakilan tokoh Papua dan Papua Barat untuk bertemu Jokowi. Mewakili rombongan, Abisai menyampaikan 10 tuntutan langsung kepada Jokowi. Tuntutan itu antara lain soal pemekaran wilayah, pembentukan badan nasional urusan Tanah Papua, revisi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua dalam Prolegnas 2020, sampai pembangunan Istana Kepresidenan di Papua. Jokowi menanggapi langsung sejumlah tuntutan tersebut. Mantan wali kota Solo itu akan menggunakan wewenangnya agar BUMN dan perusahaan swasta menerima 1.000 mahasiswa Papua yang baru lulus. Kemudian ia juga menyetujui pemekaran, namun hanya untuk dua atau tiga wilayah. Jokowi pun menyetujui pembangunan Istana Kepresidenan di Papua pada tahun depan.(Syahrul).

Kotak Suara Tiba di Kawal Polisi, KPU Kab. Bekasi Mulai Sandingkan Data Pemilu 2019 di Desa Telaga Murni

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)- Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Timur dibantu Polres Metro Bekasi melaksanakan pengamanan dan pengawalan penyandingan data pemilih 2019 Desa Telaga Murni, dari GOR Stadion Wibawamukti pintu selatan, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, menuju kantor KPUD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (19/08/2019)pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kegiatan kali ini di hadiri oleh Kabag Ops Polres Metro Bekasi AKBP YS.Muryono, Kasat Intel Polres Metro Bekasi AKBP Yuli Hariyudho, Kasat Sabhara, AKBP.Jasalmon Sihombing, Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sumarjan, Jajaran KPUD Kab. Bekasi, Jajaran KPUD Provinsi Jabar, Bawaslu Kab. Bekasi, Bawaslu Provinsi Jabar, serta para saksi partai politik baik dari PKS, Nasdem, PAN, PDI Perjuangan dan PPP.

Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Sumarjan mengatakan bahwa pihak Kepolisian melakukan pengawalan kotak suara dengan menerjunkan 43 Personil, baik dari Polres Metro Bekasi maupun Polsek Cikarang Timur.

“Ada 43 personil gabungan Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Timur dalam pengawalan kotak suara tersebut,”kata Kompol Sumarjan, Senin (19/08)siang.

Menurut Kompol Sumarjan, bahwa jumlah Kotak Suara 117 Kurang 1(satu) kotak, yakni menjadi 116 kotak suara dan kotak suara 58 (TPS 58) yang hilang. Setelah diadakan rapat oleh KPU dan berita acara pemindahan kotak suara turun, baru kotak suara baru bisa bergeser ke Kantor KPU Kabupaten Bekasi.

“Bawaslu berpendapat untuk kotak yang 116 di bawa dahulu ke Kantor KPU. Kab Bekasi sambil menunggu satu kotak lagi, yakni kotak suara 58 (TPS 58),akan tetapi setelah dilakukan pencarian akhirnya ditemukan kotak suara 58,”ucap Kapolsek.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi mulai menyandingkan data perolehan suara Pemilu 2019 untuk tingkat DPRD di Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Bekasi.

Kotak suara yang berisikan surat suara dari 117 TPS di di Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat tiba di Kantor KPU Kabupaten Bekasi pada Senin (19/08) siang sekitar pukul 12.45 WIB. Kotak suara tersebut dibawa oleh truk dengan nomor polisi T 9553 TA dengan mendapat pengawalan dari jajaran Kepolisian Resor Metro Bekasi.

Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Bekasi, Wahab Habieby mengatakan penyandingan data dilakukan sebagai tindak lanjut dari amar putusan Mahkamah Konstitusi dalam perkara PHPU Nomor 199-05-12/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 yang telah diputuskan pada 9 Agustus lalu.

“Dalam amar putusan, MK memerintahkan KPU untuk melakukan penyandingan data pada formulir C1 dengan formulir model C1 Plano untuk sejumlah TPS di Desa Telaga Murni. Sesuai jadwal, penyandingan data akan berlangsung selama tiga hari sesuai perintah KPU RI,” katanya.

Untuk melakukan proses penyandingan data, sambung Wahab, KPU Kabupaten Bekasi telah mengangkat dan melantik anggota PPK Cikarang Barat, PPS, dan KPPS pada Sabtu 17 Agustus 2019 lalu.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Bawaslu, Polres Metro Bekasi, dan perwakilan partai politik agar pada saat pelaksanaan dapat berlangsung lancar dan kondusif,” katanya.

Diketahui hingga saat ini KPU Kabupaten Bekasi belum dapat menetapkan pleno perolehan kursi dan penetapan calon legislatif terpilih untuk DPRD Kabupaten Bekasi. Hal ini menyusul dikabulkannya sebagaian permohonan PHPU untuk tingkat DPRD di Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Bekasioleh Mahkamah Konstitusi. (A.riri).

Polsek Serang Baru Mendapat Kunjungan Silaturahmi Dua Tokoh Buruh Dalam Rangka “Merajut Kebhinekaan”

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)- Kepolisian Sektor (Polsek) Serang Baru mendapat kunjungan silaturahmi tokoh buruh dalam rangka Merajut Kebhinekaan serta dalam rangka menciptakan stabilitas Kamtibas di wilayah Serang Baru pada hari Sabtu, (27/07/2019)kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB.

kegiatan yang di lakukan di ruang kerja Kapolsek Serang Baru, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru,Kabupaten Bekasi. Dalam kesempatan tersebut, di sampaikan beberapa poin dalam rangka merajut kebhinekaan untuk menciptakan stabilitas Kamtibas di wilayah Serang Baru.

Kapolsek Serang Baru, AKP Wito,SH menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman- teman dari Tokoh Buruh, sekaligus Timses dan Caleg dari BPN yang telah berkenan silaturahmi ke Polsek Serang Baru.

Menurut Kapolsek, kegiatan merajut Kebhinekaan ini di pandang perlu dalam rangka menyatukan kembali saudara- saudara kita pasca Kontestasi politik, saat ini tidak ada lagi kubu 01 dan 02, yang ada adalah 03 yaitu persatuan Indonesia.

“Kami berharap kedepannya kita bisa saling bersinergi dalam menciptakan stabilitas Kamtibas dan menghadapi permasalah sosial di wilayah Serang Baru,”ujar AKP Wito.

AKP Wito menegaskan, bahwa dari pihak Polsek Serang Baru telah melakukan baksos berupa pemberian bantuan air bersih bagi warga yang terkena dampak kekeringan akibat kemarau panjang.

Selain itu, terkait kemacetan arus lalu lintas dan kecelakaan lantas, kita sudah melakukan upaya, baik melalui penggelaran anggota pada pagi dan sore hari, masih banyak yng harus di nenahi, seperti minimnya rambu-rambu dan penerangan jalan.

Sementara itu, selaku tokoh buruh, Baris Silitonga juga menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan Kapolsek Serang Baru dalam rangka menjalin tali silaturahmi pasca pemilu.

“Kami juga menjadwalkan agenda untuk bertemu dengan Kapolsek Serang Baru dalam rangka menyikapi situasi saat ini, terutama dalam hal menyikapi krisis kemarau panjang, seperti bantuan air bersih di sebagian wilayah Kecamatan Serang Baru. Kedepannya kami ingin bersinergi untuk melaksanakan kegiatan bersama sama,”ucap Baris.

Baris menambahkan, bahwa terkait permasalahan kemacetan di Jalur Cikarang- Cibarusah, sudah waktunya di pecahkan bersama dan semua pihak.

“Kami tau pihak Kepolisian sudah berupaya dengan berbagai cara, namun memang kapasitas jalan yang sudah tidak memadai, semoga semua stakeholder bisa memberikan kontribusi,”tuturnya.

Selama kegiatan di hadiri oleh Kapolsek Serang Baru AKP Wito, SH, Kanit Binmas Iptu Paiman, Kanit Intelkam Bripka Akhmad Bukhori dan dua tokoh buruh di Kabupaten Bekasi, Baris Silitonga dan Ade Kenzo.(A.riri).

Polsek Serang Baru Mendapat Kunjungan Silaturahmi Dua Tokoh Buruh Dalam Rangka “Merajut Kebhinekaan”

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)- Kepolisian Sektor (Polsek) Serang Baru mendapat kunjungan silaturahmi tokoh buruh dalam rangka Merajut Kebhinekaan serta dalam rangka menciptakan stabilitas Kamtibas di wilayah Serang Baru pada hari Sabtu, (27/07/2019)kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB.

kegiatan yang di lakukan di ruang kerja Kapolsek Serang Baru, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru,Kabupaten Bekasi. Dalam kesempatan tersebut, di sampaikan beberapa poin dalam rangka merajut kebhinekaan untuk menciptakan stabilitas Kamtibas di wilayah Serang Baru.

Kapolsek Serang Baru, AKP Wito,SH menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman- teman dari Tokoh Buruh, sekaligus Timses dan Caleg dari BPN yang telah berkenan silaturahmi ke Polsek Serang Baru.

Menurut Kapolsek, kegiatan merajut Kebhinekaan ini di pandang perlu dalam rangka menyatukan kembali saudara- saudara kita pasca Kontestasi politik, saat ini tidak ada lagi kubu 01 dan 02, yang ada adalah 03 yaitu persatuan Indonesia.

“Kami berharap kedepannya kita bisa saling bersinergi dalam menciptakan stabilitas Kamtibas dan menghadapi permasalah sosial di wilayah Serang Baru,”ujar AKP Wito.

AKP Wito menegaskan, bahwa dari pihak Polsek Serang Baru telah melakukan baksos berupa pemberian bantuan air bersih bagi warga yang terkena dampak kekeringan akibat kemarau panjang.

Selain itu, terkait kemacetan arus lalu lintas dan kecelakaan lantas, kita sudah melakukan upaya, baik melalui penggelaran anggota pada pagi dan sore hari, masih banyak yng harus di nenahi, seperti minimnya rambu-rambu dan penerangan jalan.

Sementara itu, selaku tokoh buruh, Baris Silitonga juga menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan Kapolsek Serang Baru dalam rangka menjalin tali silaturahmi pasca pemilu.

“Kami juga menjadwalkan agenda untuk bertemu dengan Kapolsek Serang Baru dalam rangka menyikapi situasi saat ini, terutama dalam hal menyikapi krisis kemarau panjang, seperti bantuan air bersih di sebagian wilayah Kecamatan Serang Baru. Kedepannya kami ingin bersinergi untuk melaksanakan kegiatan bersama sama,”ucap Baris.

Baris menambahkan, bahwa terkait permasalahan kemacetan di Jalur Cikarang- Cibarusah, sudah waktunya di pecahkan bersama dan semua pihak.

“Kami tau pihak Kepolisian sudah berupaya dengan berbagai cara, namun memang kapasitas jalan yang sudah tidak memadai, semoga semua stakeholder bisa memberikan kontribusi,”tuturnya.

Selama kegiatan di hadiri oleh Kapolsek Serang Baru AKP Wito, SH, Kanit Binmas Iptu Paiman, Kanit Intelkam Bripka Akhmad Bukhori dan dua tokoh buruh di Kabupaten Bekasi, Baris Silitonga dan Ade Kenzo.(A.riri).

Aktivis Prodem,Yeni Rosa Damayanti Puji Pemilu 2019 Berjalan Aman

AKTUALINDONESIA.com, (DEPOK) – Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Yeni Rosa Damayanti memuji konerja Polri dalam mengamankan jalan nya Pelaksanaan Pemilu 2019.

Aktivis perempuan yang kini berkecimpung dalam perjuangan Hak-Hak Asasi Manusia (HAM) para penyandang disabilitas mental ini mengaku sangat bersykur karena aparat kepolisian lebih dominan saat berhadapan langsung dengan masyarakat.

Meski demikian bukan berarti Polri harus menjadi sebuah institusi yang superbody.”katanya Saat dimintai tanggapan nya soal pelakasanaan Pemilu serentak 2019 kemarin.”Kata Yeni Kepada Awak media Senin (15/07/2019).

“Menurut Yeni, Dominasi Kerja Kepolisian yang berhadapan langsung dengan masyarakat tentunya juga mencegah kembalinya dominasi TNI terhadap Sipil.Dia menilai meski peran Polri begitu mendominasi namu keadaanya tidak separah pada saat sebelum masa repormasi.

Terlebih Polri tidak memiliki keterwakilan fraksi di DPR/MPR RI seperti halnya keberadaan fraksi ABRI dahulu.Baginya kekutan politik sipil dan bersenjata tidak boleh di satukan.Dan Kewenangan TNI harus tetap dalam porsinya, Apalagi dalam perkembangan informasi yang pesat membuat orang menjadi lebih waspada sehingga sepak terjang siapapun dapat terpantau.Pasca Pilpres 2019.rekonsiliasi yang terjadi antara kubu 01 dan 02 menurutnya tidak terjadi masalah.

Sementara menjawab rumor pelibatan kalangan cacat mental (gila) ikut memilih dalam pemilu, ia menjelaskan orang dengan gangguan jiwa masul ke dalam kategori penyandang disabilitas, Dalam Undang-Undang Disabilitas, Semua penyandang disabilitas memiliki HAM temasuk dalam hak berpolitik untuk ikut dalam pemilu.(**).

Polisi Lakukan Pengamanan Pelantikan Pengurus PCNU Kecamatan Tarumajaya : Radikalisme Tantangan Besar

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)- Bhabinkamtibmas Desa Pantai Makmur Polsek Tarumajaya Aiptu Solychan, SH bersama 5 personil lainnya, di pimpin Kanit Lantas Aiptu Kambon, SH telah melaksanakan pengamanan kegiatan pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kecamatan Tarumajaya, untuk masa khidmat 2019-2024. Prosesi pelantikan diselenggarakan di di Plaza Kecamatan Tarumajaya, Kp. Bojong RT 01/11 Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, (20/07/2019)pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Tarumajaya, AKP Agus Rohmat mengatakan bahwa kegiatan pelantikan Pengurus Nadhatul Ulama Cabang Kecamatan Tarumajaya masa khidmat Tahun 2019 s/d 2024, Polsek Tarumajaya menerjunkan 5 personil di bantu anggota Bhabinkamtibmas Desa Pantai Makmur dan di pimpin langsung Kanit Lantas Polsek tarumajaya, Iptu Kambon,”kata Kapolsek Tarumajaya, AKP Agus Rohmat di sela kegiatan pelantikan, di Plaza Kecamatan Tarumajaya,Kabupaten Bekasi.

AKP Agus Rohmat meminta para pengurus yang dilantik mampu menjawab tantangan zaman. Perkembangan zaman saat ini yang semakin maju, juga membuat tantangan yang dihadapi para pengurus semakin kompleks. Hoaks, intoleransi, dan radikalisme menjadi tantangan besar bagi semua warga NU. “Tugas kita untuk membentengi masyarakat dari hal-hal tersebut,” ujar dia dalam keterangannya kepada Aktualindonesia.com.

Lebih lanjut, dia mengatakan para pengurus yang sudah dilantik harus teguh memegang amanah organisasi. “Menjadi pengurus NU berarti siap memiliki komitmen dan menjunjung tinggi organisasi,” tutur dia.

AKP Agus Rohmat mewanti-wanti agar para pengurus tidak mencari keuntungan pribadi dalam organisasi. Melainkan, harus membesarkan organisasi dengan penuh rasa ihklas dan tanggung jawab.

“Karena pengurus di lembaga NU tidak digaji. Maka para pengurus yang di lantik mari bersama menghidupkan NU,”tegasnya.

Kegiatan pelantikan Pengurus Nadhatul Ulama Cabang Kecamatan Tarumajaya masa khidmat Tahun 2019 s/d 2024, di hadiri juga oleh Kapolsek Tarumajaya AKP Agus Rohmat. SH, perwakilan Muspika, Ketua MUI Tarumajaya, serta Ketua NU Kabupaten Bekasi dan tokoh masyarakat lainnya. (A.riri).

Hadiri Rapat Persiapan Pelantikan Pengurus MWC NU Kecamatan Tarumajaya, Ini Himbauan dan Pesan Bhabinkamtibmas Desa Pusaka Rakyat

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)-Bhabinkamtibmas Desa Pusaka Rakyat Polsek Tarumajaya, Aiptu Mahmudi menghadiri kegiatan rapat persiapan pelantikan pengurus MWC NU Kecamatan Tarumajaya, di aula Promoter Polsek Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Rabu, (17/07/2019)kemarin malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam kegiatan rapat persiapan pelantikan pengurus MWC NU Kecamatan Tarumajaya tersebut, di ikuti 45 Pengurus MWC NU Tarumajaya dan Ranting,

“Kegiatan tersebut sebagai Persiapan Pelantikan Pengurus MWC NU Tarumajaya yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, (20/07/2019)pagi sekitar pukul 08.00 Wib s/d 12.00 Wib di Plaza Kecamatan Tarumajaya,”kata Bhabinkamtibmas Desa Pusaka Rakyat Polsek Tarumajaya, Aiptu Mahmudi.

Menurut Aiptu Mahmudi, rencana akan bertindak sebagai ketua panitia, Ustadz Yayat Hidayat, Sag, Ketua MWC NU Tarumajaya Ustadz Yunus dan Rois Syuriah Ustadz Lahmudin, Sag. Dan dalam kegiatan tersebut akan di hadiri Penasehat KH Abidullah Abdullah.

“Dengan terbentukan pengurus MWC NU Kecamatan Tarumajaya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sehingga dapat diterima,”ujarnya.

Aiptu Mahmudi menghimbau, agar pengunjung MWC NU Kecamatan Tarumajaya setelah di lantik dapat menjalankan organisasi dengan baik.

“Diharapkan, kedepannya organisasi tersebut dapat mengembangkan di bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan keagamaan,”tandasnya.(A.riri).

Yayasan Pendidikan Islam Darul Hikmah Bojongsoang : Pendidikan Sebagai Dasar Cinta NKRI

AKTUALINDONESIA.com, (BANDUNG) – Yayasan Pendidikan Islam Darul Hikmah yang berada di Jl.Cikoneng No.99 RT. 05/08 Kec. Bojongsoang; Kab. Bandung, menekankan pentingnya lembaga pendidikan sebagai dasar cinta NKRI.

Yayasan yang beroperasinal dari tahun 1998 berada dilahan seluas 7054m2 menyelenggarakan pendidikan Madrasah Ibtida’iyah, Madrasah Tsanawiyah dan SMA.

H. Ade Suherman selaku pimpinan yayasan mengungkapkan bahwa lulusan siswa Darul Hikmah diharapkan memiliki kecintaan terhadap NKRI dan terhindar dari faham radikalisme.

“Kami tidak hanya mencetak lulusan yang berilmu pengetahuan, namun juga mencetak manusia yang memiliki kecintaan terhadap NKRI sehingga terhindar dari faham yang menyimpang seperti radikalisme” imbuhnya.Rabu, (17/07)pagi.

Menurut H. Ade Suherman, Radikalisme merupakan salah satu musuh bangsa yang harus bersama-sama dilawan.

“Faham Radikalisme merupakan salah satu yang harus menjadi perhatian dan dilawan bersama-sama karena membahayakan Indonesia” ucapnya.

H. Ade Suherman juga mengajak kepada seluruh komponen bangsa agar menolak dan melawan faham radikalisme.

“Mari kita sama-sama menolak dan melawan radikalisme sebagai musuh bersama” tutupnya.(**).

Ustadz Said Ahmad Sungkar : Islam merupakan agama cinta damai, mari menjaga persatuan NKRI

AKTUALINDONESIA.com, (PEKALONGAN)-Ustadz Said Ahmad Sungkar (58) yang dimasukkan Kemenkeu Amerika Serikat (AS) pada Rabu (18/9/2103) dalam daftar teroris internasional mengatakan bahwa tuduhan AS salah alamat.

Pria yang akrab disapa Ustadz Said Sungkar ini menegaskan bahwa dirinya bukanlah anggota Jama’ah Islamiyah (JI) dan Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) yang oleh negeri penjajah AS sebagai organisasi teroris.

“Ya biar Amerika itu bertanya kepada pengurus JI dan JAT, apakah saya ini anggota JI dan JAT atau bukan. Saya ini bukan anggota JI atau JAT. Saya ini hanya seorang penceramah biasa. Jadi salah alamat tuduhan Amerika itu” kata Ustadz Said Sungkar, Minggu (07/07/2019).

Lebih lanjut, Ustadz Said Sungkar mengatakan bahwa dirinya fokus berdakwah memperbaiki akhlak umat, tidak mau terlibat dengan urusan yang lain.

“Saya hanya fokus berdakwah memperbaiki akhlak umat, tidak mau terlibat urusan lain baik itu teroris ataupun politik” tuturnya.

Ditanya mengenai persatuan, dirinya mengajak para masyarakat khususnya umat islam untuk menjaga persatuan NKRI.

“Islam itu agama cinta damai, tidak menyukai kekerasan kecuali sudah didzolimi. Marilah sama-sama kita menjaga perdamaian dan kesatuan NKRI” imbuhnya.(**).