BERITA BERITA AKTUAL KABAR POLISI

Diterjang Hoaks Virus Corona, Hotel Ayola Lippo Cikarang Tempuh Jalur Hukum

Salah Satu Hoax Yang Sempat Beredar di Medsos

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)-Hotel Ayola Lippo Cikarang diterjang kabar miring isu hoaks mengenai virus Corona sehingga merasakan dampaknya secara langsung, Selasa (18/2/2020). Kabar yang beredar dalam bahasa Inggris dan Korea diduga menyebut ada pengidap korona menginap di hotel itu.

General Manager Hotel Ayola Lippo Cikarang, Danang Alvianto, menampik pesan broadcast hoaks itu. Ia menekankan justru hotelnya yang paling pertama menerapkan upaya preventif terhadap virus itu.

“Kejadian tahunya kemarin pagi. Adanya pembatalan pesanan kamar karena isu virus Corona. Terus saya minta broadcast-nya,  ternyata ada pesan bahasa Korea yang menyebut Hotel Ayola,” katanya kepada Aktualindonesia, Selasa (18/2/2020).

Ia pun mencoba menerjemahkan pesan itu ke bahasa Inggris melalui Google Translate dan menyebut agar menghindari hotel yang berada di sekitar HMMI, yakni Hotel Ayola, baik menginap atau menggunakan ruang pertemuannya, lantaran banyak warga negara asal Cina dari perusahaan otomotif tertentu yang menginap hotel itu. 

Danang menjelaskan bahwa perusahaan otomotif asal Cina yang dimaksud pernah menginap di Hotel Ayola pada 20 Desember 2019 atau sebelum isu virus korona merebak.

Lalu, pesan itu menginformasikan bahwa ada 7 pengidap virus corona dikarantina di sebuah properti yang disebut pada pesan, dekat dengan HMMI. Berdasarkan pencarian Google, akronim HMMI diduga merupakan pabrik otomotif yang berada di Delta Silicon, Cikarang Pusat.

“Pesan serupa juga ada di Grup GM Hotel. Lalu ada lagi pesan broadcast lain yang berbahasa Inggris tersebar di grup lain dengan isi kurang-lebih sama,” kata dia.

Akibatnya, kemarin sejumlah pengunjung langsung check out. Saat ditanya, mereka menerima broadcast itu. Bahkan seorang pengunjung ada yang mengomel lantaran hotel itu disebut terdapat virus corona.

Tambah Danang, sejumlah instansi yang telah memesan kamar bahkan telah membatalkan pesanan pasca pesan tersebut tersebar.

“Ada yang menanyakan ke hotel juga lewat telepon. Kita sudah mencegah lebih sesuai imbauan Menparekraf Wisnuthama,” kata dia.

Ia mengecam pihak yang telah menyebarkan pesan itu untuk memprovokasi dan menakut-nakuti pengunjung dan masyarakat Bekasi di tengah isu virus corona yang sedang mencuat.

“Jika tidak ada itikad baik, kita akan melaporkan kasus ini kepada kepolisian. Ini pencemaran terhadap nama baik hotel kami. ,” ucap dia.

“Melalui pelaporan ini, saya ingin mengedukasi masyarakat bahwa menyebarkan hoaks merupakan tindakan melanggar hukum,” demikian Danang.

Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan, Kompol Dona Harefa menambahkan pihaknya meminta masyarakat untuk tidak mempercayai adanya informasi ataupun pesan singkat di media social dan whatshapp terkait merebaknya virus corona di Kabupaten Bekasi. Sebab, informasi tersebut dipastikan tidak benar alias hoax.

“Jika ada yang menerima pesan tersebut, dimohon untuk tidak meneruskan pesan singkat tersebut dan menyampaikan informasi yang sebenarnya,” kata dia.


Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi bersama sejumlah instansi lainnya seperti Polri, TNI, Imigrasi, Dinas Tenaga Kerja dan pihak terkait lainnya telah menyusuri sejumlah perusahaan yang mempekerjakan WNA dan memeriksa kesehatan mereka.


Dari hasil pemeriksaan, semua WNA khususnya yang berasal dari Cina yang ada di Kabupaten Bekasi dipastikan dalam keadaan sehat dan tidak ada satupun penderita pneumonia akibat infeksi virus corona.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: