BERITA BERITA AKTUAL KABAR POLISI KEAMANAN

Rakor Arahan Muspida Bekasi Pada Cakades di Kab.Bekasi, Kapolres Minta Pilkades Ditunda Sampai Waktu Yang Tidak Ditentukan

Kapolres Metro Bekasi Saat Memberi Arahan di Gedung Swatantra Wibawa Mukti

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)- Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, SIK, M.Si menghadiri acara rapat kordinasi pemberian arahan Muspida kepada Calon Kepala Desa di Gedung Swantantra Wibawa Mukti, Kompleks Plaza Pemda Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin, (23/03/2020) siang tadi sekitar pukul 11.10 WIB.

Acara yang di buka oleh Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, turut hadir dalam acara kali ini, Dandim 0509 Kab. Bekasi Letkol Inf Ferry Sitompul, Kabag Ops Polres Metro Bekasi AKBP. YS Muryono, Kasat Intelkam Polres Metro Bekasi AKBP Yuli Haryudo, Kepala Dinas DPMPD Kab. Bekasi, Kapolsek Jajaran serta puluhan calon Kepala Desa.

Bupati Bekasi, H Eka Supria Atmaja menuturkan bahwa rapat koordinasi ini diselenggarakan dalam rangka menghadirkan Calon Kepala Desa yang berjumlah 58 Calon Kepala Desa dari 16 Desa di Wilayah Kabupaten Bekasi.

“Pemda Kabupaten Bekasi beserta Aparat Keamanan berharap kepada Calon Kepala Desa untuk menerima hasil apa pun nantinya, dan bersama – sama menciptkan rasa aman di wilayahnya masing-masing,”ujar Bupati Bekasi, Senin (23/03).

Bupati juga menyampaikan bahaya dari virus Corona (Covid – 19) yang merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan, dan penyebarannya sangat masif, sehingga Pemda Bekasi mengeluarkan “Surat Edaran”.

“Isi “Surat Edaran” jelas melarang untuk berkumpul dan melakukan kegiatan diluar rumah, pelayanan serta aktivitas di sekolah sudah diliburkan. Dan tidak menutup kemungkinan Pemilihan Kepala Desa di 16 Desa wilayah Kabupaten Bekasi ditunda untuk mencegah penyebaran virus Corona,”kata Bupati.

“Pemda Kab. Bekasi, Polres Metro Bekasi dan Dandim 0509 telah melaksanakan sosialisasi dari Kampung ke Kampung terkait bahaya Virus Corona. Dan saya menganjurkan untuk Calon Kepala Desa tidak mengumpulkan massa yang cukup besar,”tambahnya.

Dikatakannya, melihat kondisi seperti ini penyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa dirasa berat untuk dilaksanakan demi Kepentingan dan Kesehatan orang banyak.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, SIK, M.Si mengatakan bahwa menjadi Kepala Desa itu merupakan pilihan untuk mengemban amanah dalam rangka mengabdi kepada masyarakat.

“Namun, itu jika dijalankan sesuai dengan tugas pokok dan amanah dalam segala hal, insyallah ribuan amal ibadah akan kita terima,”kata Kapolres.

Kapolres juga menjelaskan, terkait virus Corona (Covid 19), ada beberapa istilah yaitu ODP (Orang dalam Pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan), Suspect (diduga terkena virus karna sudah menunjukkan gejala dan pernah berkontak atau bertemu dengan orang yang positif corona), maka dari itu, pihaknya menghimbau untuk tidak melakukan pengumpulan masa, dikarenakan sangat rentan penyebaran virus Corona

“Polres Metro Bekasi merekomendasi agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di tunda sampai waktu yang tidak ditentukan, dikarenakan sangat membahayakan kesehatan orang banyak terkait penyebaran virus Corona apabila Pemilihan Kepala Desa tetap dilaksanakan,”jelasnya.

Kapolres juga berharap, apabila ada Calon Kepala Desa tidak terpilih sebagai Kepala Desa, agar kiranya bersama – sama ikut serta dalam menjaga situasi tetap kondusif, dikarenakan untuk mengabdi kepada masyarakat tidak harus menjadi Kepala Desa.

Hal senada juga diungkapkan Dandim 0509 Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Ferry Sitompul bahwa Forkompimda merekomendasikan agar Pemilihan Kepala Desa di 16 Desa wilayah Kabupaten Bekasi ditunda, dikarenakan bangsa Indonesia sedang mengalami bencana Virus Corona (Covid 19).

“Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang akan menggelar tes cepat virus Corona di area Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi. Itu tindakan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari penyebaran virus Corona,”ucap Dandim.

Selain itu, Dandim menegaskan agar Calon Kepala Desa untuk tidak melaksanakan kampanye, hal itu dikarenakan sangat membahayakan kesehatan dan keselamatan orang banyak.(A.riri).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: