BERITA BERITA AKTUAL KABAR POLISI KEAMANAN

TINDAKAN TEGAS POLISI DALAM MEMUTUS MATA RANTAI COVID-19

Kombes Pol Hendra Gunawan Saat Cek Kesiapsiagaan Terminal dan Stasiun di Kab.Bekasi

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI) – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, SIK, M.Si menghadiri rapat kordinasi anev gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 Kabupaten Bekasi bersama stakeholder di ruang rapat Lt4 Gedung Diskominfosantik Pemkab Bekasi, Jawa Barat, Senin (23/03/2020) pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Acara yang di buka oleh Bupati Bekasi, dan di hadiri Ketua DPRD Kab.Bekasi, Kepala Kejaksaan Negeri Kab.Bekasi, Ketua Pengadilan Negeri Cikarang, Dandim 0509 Kab.Bekasi, Kepala Lapas Cikarang, Sekertaris Daerah Kab.Bekasi, Ketua BPBD Kab.Bekasi, Kasat Pol PP Kab.Bekasi, Kepala pelaksana BPBD Kab.Bekasi, seluruh Kepala Dinas terkait di Kab.Bekasi, Kepala Badan Usaha Milik Daerah Kab.Bekasi, Kabag keuangan Kab.Bekasi, Kaban Kesbangpol Kab.Bekasi dan Kepala badan pengelola keuangan daerah Kab.Bekasi.

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menjelaskan bahwa pihaknya sudah membuat surat edaran agar tidak melakukan aktivitas yang bersifat menimbulkan kerumunan massa.

Kapolres Metro Bekasi juga menambahkan akan secara konsisten memerintahkan personelnya untuk melakukan penertiban bagi orang yang masih berkumpul atau mengadakan acara di tengah wabah virus corona COVID-19. Dan apabila masih melanggar anjuran yang diberikan oleh polisi terancam penjara 1 tahun. Sesuai surat Keputusan Presiden dan berdasarkan Maklumat Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

“Apabila ada kerumunan yang saat kami bubarkan tidak mematuhi atau melakukan perlawanan Kami akan proses hukum dengan Pasal 212 KUHP, barangsiapa yang tidak mengindahkan petugas yang berwenang yang melaksanakan tugas bisa untuk kepentingan bangsa dan negara, dipidana. Kami tambahkan pasal 216 dan 218.” Ungkap Kombespol Hendra Gunawan S.I.K.,M.Si Kapolres Metro Bekasi saat melaksankan pengecekan Terminal dan Stasiun di Kab. Bekasi dalam mencegah penyebaran Covid–19, Selasa (24/03).

Berikut bunyi 3 pasal yang digunakan polisi dalam menjerat warga bandel yang melawan saat dibubarkan tersebut:

1.Pasal 212 KUHP yakni barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama 1 tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

2.Pasal 216 ayat (1) yakni Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.

3.Pasal 218 KUHP yakni Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama 4 bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.

Kombespol Hendra Gunawan, S.I.K.M.Si juga menambahkan bahwa selama proses penanggulangan Covid 19 kegiatan yang dilarang secara rinci dijelaskan diantaranya : pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lain yang sejenis.

Kemudian konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran hingga resepsi keluarga, kegiatan olahraga dan kesenian pun termasuk dan kegiatan jasa hiburan, unjuk rasa, pawai dan karnaval.

“ Namun, ada pengecualian bagi kegiatan tertentu jika dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19.” Lanjut Kombespol Hendra Gunawan. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: