BERITA BERITA AKTUAL KABAR POLISI KEAMANAN

Sejalan Dengan Kebijakan “Work From Home Dan Physical Distancing”, Polisi Pasang Spanduk Himbauan Cegah COVID-19 dan Tak Usah Mudik di Tiga Tempat di Cikarang Pusat

Polisi, TNI dan Warga Selesai Memasang Spanduk Himbauan

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)-Wabah Virus Corona (COVID-19) makin mewabah di Indonesia. Imbauan kepada warga untuk pecegahan dan tak mudik pun semakin santer dari pemerintah daerah sampai pemerintah pusat.

Dari data yang ada, fakta kasus Corona membuat pemerintah pusat dan daerah kian tegas agar warga melakukan social distancing atau jaga jarak sosial, salah satunya menunda rencana mudik.

Sikap tegas juga diambil pihak Kepolisian, salah satunya di lakukan jajaran Polsek Cikarang Pusat dengan dibantu anggota TNI dan warga melakukan pemasangan spanduk himbauan pencegahan COVI-19 dan tidak mudik di tiga tempat, yakni gerbang Desa Pasirranji, Kantor Desa Cicau dan gang Katel ko Sempu, Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (06/04/2020).

Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Somantri menganjurkan warganya tidak bepergian ke luar kota, termasuk pulang kampung. Anjuran ini untuk mencegah COVID-19 menyebar ke luar Kecamatan Cikarang Pusat.

“Kami justru menganjurkan masyarakat tidak bepergian sama sekali, termasuk pergi ke luar kota, apalagi pulang kampung,” kata AKP Somantri, Selasa (07/04).

Pemerintah Daerah bersama pihak Kepolisian juga sudah mengimbau masyarakatnya tidak melakukan mudik pada Lebaran nanti. Larangan mudik ini disampaikan untuk mengantisipasi penyebaran Corona terhadap orang terdekat.

“Mengenai mudik, kami akan melakukan imbauan, belum keluar surat resminya supaya tidak usah mudik. Menunda dulu mudik,” tuturnya.

“Apalagi kita tahu kalau mudik itu yang ditemui orang tua di kampung. Kalau orang tua sudah agak tua, tentu rentan virus,” sambung AKP Somantri.

Imbauan penundaan mudik dinilai sejalan dengan kebijakan work from home dan physical distancing. AKP Somantri juga meminta semua warga masyarakat mengawal secara ketat imbauan dan pembatasan mudik nantinya.

Ia juga memastikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 juga akan mengawasi kegiatan mudik. Menurut dia, mudik merupakan kegiatan yang menguras energi, sehingga membuka potensi penularan virus Corona.

“Biasanya, mudik bareng sangat identik dengan pengumpulan massa besar yang berdesakan, baik saat pemberangkatan, dalam perjalanan, hingga di kedatangan. Seperti kita tahu, mudik bareng cukup melelahkan dan pastinya mengakibatkan stamina ketahanan tubuh peserta mudik drastis ngedrop dan menjadi sasaran empuk serangan COVID-19,” tukasnya.(A.riri).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: