BERITA BERITA AKTUAL KABAR POLISI KEAMANAN

Desa Sukamahi Bentuk Relawan Tanggap Darurat Corona, Kapolsek Cikarang Pusat Yakin langkah Tersebut Berperan Penting Mencegah Penyebaran Covid-19

Bripka Sutarto Saat Hadiri Rapat Pembentukan Relawan Tanggap Covid-19 Desa Sukamahi

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)-Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mendorong masyarakat untuk membentuk relawan tanggap Covid-19 di tingkat desa.

Hal ini dinilai penting untuk melindungi masyarakat dan pemerintahan desa dari penularan virus corona.

Seperti halnya yang dilakukan pemerintah desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat bersama TNI-Polri dan stakeholder lainnya membentuk relawan tanggap Covid-19 di tingkat RW se desa Sukamahi di Posko Covid 19 kantor desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/04/2020) pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam kegiatan, Kepala desa Sukamahi Ada Andri beserta jajarannya, Bhabinkamtibmas desa Sukamahi Bripka Sutarto, Babinsa desa Sukamahi Serma Kosim, Sertu Lapua dan Serda Munir, MUI Desa Sukamahi ustad Mafudin, BPD desa Sukamahi Dedi, Bidan desa Sukamahi Dede, Tim kesehatan dari Puskesmas desa Sukamahi Catur serta ketua LKMD Sukamahi Endah.

Menurut data yang ada, dari 74.953 desa yang ada di Indonesia, baru 4.556 desa yang sudah membentuk relawan desa tanggap Covid-19. Jumlah itu setara dengan enam persen.

Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Somantri, SH meyakini langkah tersebut akan berperan penting dalam mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kalau desa bergerak akan lebih terukur dan cepat. RT dan RW bergerak memberikan informasi pergerakan warga datang dan keluar,” kata AKP Somantri kepada Aktualindonesia.com di Mapolsek Cikarang Pusat, Senin (13/4/2020) sore.

AKP Somantri menegaskan bahwa pembentukan relawan desa tanggap Covid 19 akan memudahkan proses perubahan anggaran dana desa dan anggaran pembangunan fisik untuk dialihkan ke penanganan Covid-19.

“Ini perlunya penerbitan peraturan yang terkait realokasi anggaran, terutama dana desa yang dapat diperuntukkan penanggulangan Covid-19. Pemerintah desa dinilai berada pada posisi garda terdepan yang langsung berhadapan dengan masyarakat,”tutur Kapolsek.

“Kami juga ingatkan kembali kepada kepala desa dan camat, tetap harus dapat dibuat pertanggungjawabannya. Jangan sampai karena kondisi luar biasa (KLB) atau darurat, akhirnya pertanggungjawaban pun ‘darurat’ juga,” tambahnya.

AKP Somantri berpesan bahwa mekanisme pertanggungjawaban penggunaan dana desa untuk penanganan Covid-19 adalah wajib.

“Buat SPJ-nya dan pertanggungjawabkan secara benar. Mulai dari kuitansi pembelian, penyaluran barang yang harus ada bukti penyalurannya, dan seterusnya. Kami dari Gugus Tugas (Polisi) dari unsur kejaksaan dan inspektorat jika diperlukan untuk konsultasi penggunaan dana desa kita siap,” jelasnya.(A.riri).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: