BERITA BERITA AKTUAL KABAR POLISI

Ini Kata Kapolsek Saat Polisi dan TNI Lakukan Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid-19 Saat Sholat Jum’at Berjama’ah di Bojongmangu

Personil Polisi dan TNI Saat Memberi Sosialisasi Protokol Kesehatan Pada DKM Masjid Nurul Huda

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)- Porsonil Polisi dan TNI melakukan sosialisasi pencegahan penularan Covid -19 pada pelaksanaan sholat jum’at berjama’ah di Masjid Nurul Huda, yang berada di Kp. Galang Rt 04/ Rw 02, Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jum’at (26/06/2020) siang tadi sekitar pukul 11.30 WIB.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bripka Agus Supriatna selaku Bhabinkamtibmas Desa Sukamukti bersama Koptu Musa selaku Babinsa II Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu.

Kapolsek Cibarusah, AKP Sukarman mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan di rumah ibadah. Terutama saat pelaksanaan Sholat Jumat.

“Untuk di wilayah Desa Sukamukti saya sampaikan dipersilakan untuk membuka masjid, melaksanakan ibadah shalat Jumat namun dengan catatan sesuai protokol kesehatan yang berlaku,” kata AKP Sukarman, Jum’at (26/06).

Kendati begitu, dia mengatakan di daerah dengan penyebaran Covid-19 yang banyak agar tidak melakukan kegiatan berjamaah di masjid. Dia mengatakan protokol kesehatan itu agar diterapkan di masjid, termasuk menaati peraturan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan tetap menjaga keamanan yang ada sehingga pelaksanaan ibadah dapat dilakukan dengan baik.

Kapolsek juga berharap umat Islam untuk memperpendek waktu khutbah Shalat Jumat saat wabah Covid-19 agar mengurangi lamanya paparan jamaah dalam kerumunan.

“Karena dalam Fatwa MUI Nomor 31 Tahun 2020 menerangkan perlunya memperpendek pelaksanaan khutbah Jumat. Saat shalat, imam juga diminta supaya memilih surat Al Quran yang pendek. Inti dari fatwa itu adalah agar ibadah berjamaah tetap dilakukan tetapi ada pembatasan waktu sehingga jamaah tidak terlalu lama terpapar dalam kerumunan,”jelasnya.

Menurtnya, fatwa tentang penyelenggaraan Sholat Jumat dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 itu juga mengajak umat untuk merenggangkan barisan shaf sholat.

“Memang pada dasarnya merapatkan dan meluruskan shaf merupakan keutamaan dan perwujudan kesempurnaan shalat bersama,”kata dia.

Ia juga menambahkan, saat keadaan normal sholat berjamaah dengan shaf yang tidak lurus dan tidak rapat hukumnya tetap sah, “tetapi kehilangan keutamaan dan kesempurnaan berjamaah. Akan tetapi, di masa pandemi hal itu berbeda,”tukasnya.(A.riri).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: