BERITA BERITA AKTUAL BUDAYA KABAR POLISI KEAMANAN

Hadiri Rapat Persiapan Pagelaran Wayang Golek Dalam Rangka AKB, Kapolsek Berharap Protokol Kesehatan Diperhatikan dan Dilaksanakan Sebaik Mungkin

Kompol Sugimin Saat Hadiri Rapat persiapan kegiatan pagelaran wayang golek dalam rangka menuju era kebiasaan baru

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)- Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugimin, SH.,MM menghadiri rapat persiapan kegiatan pagelaran wayang golek dalam rangka menuju era kebiasaan baru di ruang rapat Dinas Pariwisata, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/08/2020) pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam rapat tersebut kali ini di hadiri Kepala Dinas Pariwisata Kab. Bekasi Drs H. Encep S Jaya, M,Si, mewakili kepala Dinas Pariwisata Kabid Pemasaran Tri Tjahjanti S, Even Organizer Dayat Riyana/ Boson, Kanit Intel Polsek Cikarang Timur Ipda Suroso, SH, Sat Pol PP Kabupaten Bekasi Richardo dan Sekdes Cipayung Hj. Entin.

Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugimin SH MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk kegiatan pagelaran wayang golek dalam rangka menuju era kebiasaan baru agar mematuhi protokol kesehatan.

“Tolong di sikapi jumlah pengunjung, untuk lokasi kapasitas di kurangi 50% jangan sampai berlebihan,”kata Kompol Sugimin dalam keterangan tertulisnya kepada Aktualindonesia.com, Rabu (12/08).

Menurut Kompol Sugimin, protokol kesehatan Covid 19 harus di perhatikan dan di laksanakan sebaik mungkin. Pasalnya, pasien berstatus positif terus meningkat.

“Yang kita kwatirkan orang tanpa gejala (OTG), perlu di sikapi hal tersebut, dan penanggung jawabnya siapa serta siapa saja yang akan di undang dan juga jumlah pejabat yang akan di undang, sehingga kita bisa membuat rencana pengamanan, guna kekuatan personil nantinya,”jelas Kapolsek.

Sementara itu, IO Kawung 3 Bojong Rangkas Dayat Riyana alias Boson mejelaskan, rencana kegiatan pagelaran wayang golek di obyek wisata Kawung 3 Bojong Rangkas akan di laksanakan pada hari Rabu 19 Agustus 2020 dalam rangka era adaptasi kebiasa baru (AKB).

“Untuk protokol kesehatan Covid 19 kami sudah ada dan lengkap, bahkan sudah di terapkan selama ini di Kawung 3 Bojong Rangkas,”kata Dayat.

Terkait jumlah pengunjung, Dayat menegaskan, akan di batasi maximal 500 orang, untuk mengurangi berkerumunnya masyarakat di lokasi.

“Sedangkan untuk tim kesehatan dan lain-lain sudah kita siapkan. Undangan VIP sebanyak 50 Orang, antara lain Muspida, Kepala Dinas dan Muspika Kab. Bekasi. Sedangkan perizinan akan kita tempuh, dan kita Persiapan apa saja yang akan di siapkan, sehingga kita bisa mempersiapkan semua nya,”tegasnya.

Lain hal dengan Kepala Dinas Pariwisata Kab. Bekasi, Drs H. Encep S Jaya, M,Si dalam sambutannya mengatakan bahwa rapat persiapan kegiatan pagelaran wayang golek dalam rangka menuju era kebiasaan baru di hari ini merupakan yang pertama.

“Ini rapat pertama, selanjutnya kita akan melaksanakan kegiatan rapat dengan gugus tugas Covid 19 untuk mendapatkan rekomendasi dari team Covid 19 dan juga mendapatkan izin dari pihak Kepolisian,”kata dia.

Ia juga menambahkan, untuk data VIP harus jelas jumlahnya terperinci sehingga yang tidak dalam undangan tidak di perkenankan masuk untuk membatasi jumlah pengunjung.

Sebagai persiapan, IO siapkan kira-kira personil berapa, sehingga dengan Polsek dan Polres dalam perizinan bisa lebih mudah,”tuturnya.

Ada pun rekomendasi yang akan di keluarkan, masih menurutnya, berisi 10 catatan yang menjadi dasar perizinan yang harus di laksanakan oleh IO dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), antara lain :

  1. Izin Kepolisian
  2. Menyediakan hand sanitizer
  3. Menyediakan tempat cuci tangan
  4. Melakukan penyemprotan disinfektan
  5. Menerapkan physical distancing
  6. Bekerjasama dengan petugas medis dan gugas Covid 19.
  7. Melakukan pendataan peserta dan undangan.
  8. Membatasi jumlah peserta 50 %
  9. Mewajibkan memakai masker.
  10. Menyediakan masker gratis.

“Potensi orang Bekasi harus di pertimbangkan, termasuk dalang harus orang Bekasi, sehingga mempromosikan destinasi wisata di Kab. Bekasi,”katanya.

“Menjawab pertanyaan sekdes Cipayung, bahwa destinasi wisata sudah boleh, dan kegiatan hajatan warga boleh, dengan syarat rekomendasi dari Kepala Desa, Camat, Kepolisian untuk rujukan ke gugas Covid 19, kecuali daerah tersebut masuk dalam kategori zona merah. Untuk rapat kali ini cukup, kita rencanakan pertemuan selanjutnya pada tanggal 14 Agustus 2020 sekitar Pukul. 13.00 Wib, di Dispar Kabupaten Bekasi,”tutupnya.(A.riri).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: