BERITA BERITA AKTUAL KABAR POLISI KEAMANAN

Bejad..!! Selingkuh Dengan Dua Pria Sekaligus, Wanita Bersuami di Cikarang Selatan Jadi Otak Pembunuhan Berencana

Kapolres Metro Bekasi di Dampingi Kapolsek dan Kanit Reskrim Cikarang Selatan Saat Gelar Press Release di Mapolsek Cikarang Selatan

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)- Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Cikarang Selatan Polres Metro Bekasi meringkus tiga pelaku pembunuhan yang terjadi di ruko di wilayah Desa Sukasejati, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, beberapa bulan lalu.

Awalnya, korban pria berinisal S yang bersimbah darah itu dikira merupakan korban begal. Akhirnya terungkap ternyata korban pembunuhan akibat kerumitan cinta segi empat.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengungkapkan tiga tersangka yang ditangkap berinisial, yakni D, N, dan De. Ketiganya ditangkap setelah penyidik melakukan pendalaman dan pemeriksaan para saksi di lokasi kejadian.

“Setelah ditelusuri dan diamankan pelakunya, ternyata ini kasus dengan motif percintaan. Sampai dilakukan penganiayaan berat hingga ke pembunuhan,” kata Kapolres, pada Jumat (9/10/2020) kemarin.

Kapolres menjelaskan tersangka D adalah wanita bersuami yang menjalin kasih dengan N dan S (korban). N dan korban S juga telah memiliki istri, keduanya telah menjalani hubungan cinta terlarang sudah satu tahun lebih.

”Untuk kejadian ini dilatarbelakangi ketidaksukaan tersangka D dan N ke korban S. Apalagi korban ini melakukan pemerasan mau mengadukan perselingkuhan D ke suaminya,” jelas Kapolres.

Korban S mengkloning media sosial whatsap tersangka atas nama D sehingga percakapan antara D dan N dapat dilihat oleh S. Korban S mengancam bukti-bukti percapakan itu bakal dibocorkan kepada suami D dan meminta uang Rp 3,5 juta.

“D terpaksa membayar tapi baru Rp 500.000 dia ketakutan dan melaporkan persoalannya itu ke kekekasih lainnya yakni N,” terang dia.

Kesal kekasih gelapnya diperas dan diancam, kemudian N membawa teman berinisial lT dan D membawa teman berinisial De. Keempat tersangka bertemu di Perumahan Grand Vista untuk merencanakan pembunuhan serta pembagian peran.

Untuk IT yang mengeksekusi korban S, kemudian tersangka D berperan menjemput korban S. Sedangkan pelaku De memberikan sejumlah uang kepada N untuk melarikan diri.

“Dari situlah terjadi ke korban S, dengan dianiaya dengan senjata tajam jenis kapak,” kata dia.

korban S sempat melakukan perlawanan dengan menangkisnya sehingga mengenai pipi dengan menimbulkan luka sayat.

”Semakin tidak terkendali, tersangka D lakukan penusukan oleh D dan mengenai dada korban sehingga itu mengakibatkan kematian,” ungkapnya.

Saat kejadian, korban sempat berteriak hingga terdengar oleh warga sekitar tak jauh dari lokasi. Warga itu juga sempat melihat mobil yang melaju dengan cepat dari lokasi kejadian tersebut.

“Dari Informasi warga itu menjadi sumber informasi awal polisi sehingga bisa terungkap,” beber dia.

Petugas meringkus N di Kabupaten Bandung Barat, sementara D dan De di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kapolres juga menambahkan tidak ada barang yang hilang milik korban. Adapun barang bukti yang diamankan ponsel, kunci mobil tersangka, motor korban. Kemudian pakaian tersangka yang dipakai saat melakukan pembunuhan.

“Untuk alat pembunuhan berupa kapak dan pisau kecil masih dicari,” katanya.

Akibat perbuatana, para tersangka terancam Pasal 338 KUHP subsider 340 KUHP dan 170 KUHP dengan ancaman hukuman mati.(A.riri).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: