BERITA BERITA AKTUAL EKONOMI KABAR POLISI KEAMANAN

Kapolres Apresiasi Massa Buruh di Kabupaten Bekasi, Berjalan Tertib Selama Aksi Tolak Omnibus Law

Kapolres Metro Bekasi Saat Menyampaikan Apresiasi Kepada Perwakilan Buruh di Lobby Mapolrestro Bekasi

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)-Selama 4 hari, dari tanggal 05 sampai 08 Oktober 2020 massa buruh di Kabupaten Bekasi menggelar unjuk rasa tentang penolakan Omnibus Law atau UU Cipta Kerja.

Unjuk rasa digelar di sejumlah titik kawasan industri. Massa buruh dari berbagai serikat pekerja satu suara menyatakan menolak dan menuntut pembatalan UU yang kontroversial itu.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, SIK, M.Si di hadapan puluhan awak media memberikan apresiasi kepada massa buruh yang dianggap dapat menjaga kondusifitas selama aksi unjuk rasa berlangsung.

“Kami merasakan kerja sama, dan kooperatif yang sangat tinggi sehingga aksi dapat berjalan dengan baik, lancar, tertib, dan damai,” ucap dia di lobby Mapolres Metro Bekasi, Sabtu (10/10/2020).

Tampak hadir perwakilan buruh saat itu berlangsung, yakni Ketua KC FSPMI Bekasi Sukamto; Pangkorda Garda Metal Bekasi Supriyatno; Ketua PC SPAM FSPMI Bekasi Suparno; dan Ketua PC SPEE FSPMI Bekasi Abdul Bais.

“Konsep kami, TNI-Polri, dalam mengamankan aksi unjuk rasa adalah pelayanan, tidak menghentikan dan membubarkan. Setiap unjuk rasa yang mereka lakukan kita kawal dengan keamanan,” ucap Kapolres.

Sementara itu Ketua KC FSPMI Bekasi, Sukamto, juga mengapresiasi kepolisian yang kooperatif dalam mengamankan aksi unjuk rasa selama 4 hari tersebut.

“Tidak ada benturan dengan pihak kepolisian. Mereka mengawal dengan baik,” kata dia.

“Jelas instruksi DPP, kami tidak ada aksi yang disebut anarkis. Bahwa itu suratnya jelas, gak boleh anarkis, sampaikan dengan damai. Kami murni menyampaikan pendapat menolak Omnibus Law,” sambungnya.

Sukamto menjamin setiap ada aksi unjuk rasa pihaknya selalu melayangkan surat pemberitahuan kepada kepolisian. Termasuk surat pemberitahuan mogok kerja yang terjadi selama 3 hari itu.

“Kami sampaikan per perusahaan. Boleh dicek nanti pihak polres, pasti kami sampaikan. Ke depan kita aksi lagi gak?Insya Allah kalau ada, kami pasti pemberitahuan kepada pihak kepolisian,” katanya.

Sukamto menjamin pihaknya akan terus menolak Omnibus Law yang telah disahkan DPR RI pada 5 Oktober 2020 tersebut.(A.riri).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: