Tersangka AB Saat di Amankan Polisi

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)- Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Selatan meringkus seorang pelaku penganiayaan di Perumahan Pilar Imanan Residence, Blok O-1, nomor 19, RT 005/02, Desa Serang, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Peristiwa itu terjadi pada 4 Maret 2020. Tersangka yang ditangkap adalah AB (60) asal Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara.

Kapolsek Cikarang Selatan, AKBP Dona Harefa, menjelaskan, pada 4 Maret 2020 sekitar pukul 13.00 korban, Dede Irmayanti (22), berada di rumahnya (TKP).

“Tiba-tiba datang AB, mertua korban. Ia masuk ke dalam rumah dan menanyakan anaknya berinisial TR. Saat itu korban menjawab suaminya belum pulang karena masih di Tangerang,” ucap Kapolsek, Selasa (10/3/2020).

Barang Bukti Martil Yang Berhasil di Amankan Polisi

Tersangka kemudian pergi ke dapur dan korban masuk ke kamar. Tersangka secara tiba-tiba masuk ke kamar dengan tangan kanannya di belakang sambil bertanya, “Mana si mandor? Kan tadi ke sini.”

“Korban menjawab ‘tidak ada mandor di dalam rumah ini’. Tersangka kemudian memukul kepala korban dengan martil berkali-kali hingga kepala korban mengeluarkan darah dan mengalami luka sobek dan harus mendapat 5 jahitan,” katanya.

Korban berusaha menyelamatkan dirinya dengan berteriak minta tolong sambil merebut martil itu. Namun, tersangka justru membenturkan kepala korban ke dinding dan mencekik lehernya hingga korban terkulai lemas.

“Saat itu pelaku langsung pergi meninggalkan korban. Tak lama datang saksi yang membantu korban dan membawa korban ke RS untuk dirawat dan divisum dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Cikarang Selatan,” ucap dia.

Selanjutnya Kanit Reskrim Polsek Ciksel AKP Jefri bersama personel Polsek Cikarang Selatan melakukan penyelidikan tentang keberadaan tersangka.

“Tersangka dapat diamankan di wilayah Serang Baru dan mengakui perbuatannya menganiaya korban dengan menggunakan alat bantu berupa martil dan membenturkan kepala korban ke dinding serta mencekik hingga korban mengalami luka robek, di kepala atas,” katanya.

Baju Korban Yang Berlumuran Darah

Tersangka mengaku cemburu terhadap korban karena telah membawa laki-laki selain suaminya ke dalam rumahnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti martil bergagang kuning-hitam, celana panjang terdapat bercak darah, kaos korban, dan hasil visum korban.

“Tsk melakukan perbuatan tersebut marah dan cemburu kepada korban karena telah membawa laki-laki selain suaminya ke dalam rumahnya,”tutupnya.(A.riri).

Tinggalkan Balasan