Petugas Saat Melakukan Pengambilan Kaki Hewan Yang Mati Mendadak di Cibarusah

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)-Petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi mengambil sampel hewan yang dilaporkan mati secara mendadak pada 3 Maret 2020 di Perumahan Bumi Cahaya Residence (BCR), Sindangmulya, Cibarusah, Sabtu (7/3/2020) kemarin siang.

Kapolsek Cibarusah, AKP Sukarman, mengatakan Polisi turut mendampingi pengambilan sampel hewan yang mati karena dugaan keracunan.

“Petugas mengambil sampel kaki yang sudah terkubur dengan cara menggali menggunakan cangkul. Kaki kambing itu dipotong dengan pisau,” kata dia.

Aiptu Nasichin Saat Mendampingi petugas dari Dinas Pertanian

Kemudian, kaki kambing itu dibungkus dengan plastik warna merah dan dibawa ke Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi.

“Rencananya, hari Senin nati akan dibawa ke laboratium di Subang untuk pemeriksaan,” ucap dia.

Pemeriksaan membutuhkan waktu selama 14 hari sejak sampel diuji.

Pengambilan sampel itu juga didampingi oleh Kepala Seksi P3H Dinas Peternakan Kabupaten Bekasi, drh. Dwiyan; staf kesehatan hewan, kepala dusun 3, perwakilan kecamatan, dan warga.

Fenomena hewan mati itu dilaporkan sejak hari Selasa (3/3/2020) dan petugas dari Dinas Pertanian langsung datang pada malam hari.

Mereka menguji cepat (rapid test) sampel hewan mati itu dan hasilnya dinyatakan keracunan.

Petugas memastikan 3 ekor kambing, 2 ekor ayam, dan 1 ekor kucing, itu mati lantaran keracunan, bukan karena penyakit menular hewan seperti flu burung atau lainnya.

Setelah itu, petugas menyemprot disinfektan di lokasi hewan ditemukan mati, sementara hewan yang berada di sekitar lingkungan itu diberi vaksin.(A.riri).

Tinggalkan Balasan