Kapolres Metro Bekasi Bersama Rektor Universitas Medika Suherman Saat Penandatanganan MoU Kesepahaman di Gedung Prometer Polres Metro Bekasi

AKTUALINDONESIA.com, (BEKASI)- Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan S.I.K., M.Si memimpin pelaksanaan penandatanganan MoU Kesepahaman antara Polres Metro Bekasi dengan Universitas Medika Suherman sebagai relawan kesehatan di wilayah Kabupaten Bekasi, pada Selasa (27/07/2021) pagi tadi pukul 08.00 WIB.

Pelaksanaan perjanjian kerja sama antara Polres Metro Bekasi dengan Universitas Medika Suherman berlangsung di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi.

Tampak dalam kegiatan, Kapolres juga di dampingi Wakapolres Metro Bekasi AKBP Deddy, PJU Polres Metro Bekasi, Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Triesno, Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim, Kapolsek Cikarang Barat AKP Seno, Kapolsek Cikarang Pusat AKP Awang Parkesit dan PLH Kasie Propam AKP Marbun.

Selain itu turut hadir, Asda 2 Kabupaten Bekasi Abdul Rofik, Kadinkes Kabupaten Bekasi, Rektor Universitas Medika Suherman DR Trise Setianingsih SKM, MKM, Dosen Pembimbing Universitas Medika Suherman serta para relawan.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan S.I.K., M.Si mengatakan, melalui nota kesepahaman diharapkan ke depan antara Universitas Medika Suherman dengan Polres Metro Bekasi bisa lebih sinergi dalam pelaksanaan sesuai dengan tugas dan fungsinya mengantisipasi lonjakan Covid 19 di Kabupaten Bekasi.

“Kita akan melakukan penebalan. Penebalan yang dimaksud bisa penebalan pasukan, bisa penebalan tenaga kesehatan bahkan dukungan-dukungan lainnya, seperti melakukan penandatanganan MoU Kesepahaman dengan Universitas Medika Suherman ini, “kata Kapolres dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/07).

Selain itu, Kapolres mengatakan pihaknya juga akan memperkuat kolaborasi sehingga penanganan Covid-19 di beberapa Kecamatan di Kabupaten Bekasi lebih optimal.

“Kita akan membangun suatu kolaborasi, meningkatkan kolaborasi seperti ini, sehingga optimal lagi. Selama ini sudah berjalan tapi ada berapa wilayah di Kabupaten Bekasi yang perlu kita support lagi, kita dorong lagi sehingga perannya bisa kolaboratif.”ucap Kapolres.

Selain itu belajar dari lonjakan kasus Covid-19 di Wilayah lain, Kapolres mengatakan akan memberikan dukungan untuk menambah kemampuan pelaksanaan pemeriksaan spesimen melalui Antigen, PCR hingga Vaksinasi.

“Berikutnya juga terkait dengan dukungan. Dukungan dimaksud disini adalah seperti halnya yang terjadi mungkin kemarin kesulitan hambatan yang terjadi di wilayah lain di luar Kabupaten Bekasi. Banyaknya kasus Covid, sedangkan kemampuan PCR daerah ini sangat terbatas, dan bahkan petugasnya ada yang terkena Covid, sehingga kemampuan menurun. Ini juga perlu intervensi. Dan ini telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan maupun Kementerian Kesehatan dengan membantu menambah kemampuan untuk pelaksanaan pemeriksaan spesimen melalui Antigen, PCR dan Vaksinasi,” papar Kapolres.

“Ternyata setelah kita lakukan pembenahan kasus ini menjadi jelas, penambahan juga jelas, tapi penambahan ini adalah hal yang menjadi konsekuensi yang harus kita lakukan dengan melakukan penandatanganan MoU Kesepahaman dengan Universitas Medika Suherman ,” katanya.

Kapolres menegaskan, perangkat Desa tidak ragu untuk melaporkan fakta kasus Covid-19, agar bisa segera dapat ditangani dengan baik dan benar.

“Jadi jangan khawatir jangan bisa ragu misalnya mempertahankan status zonasi, tapi dengan tidak melaporkan apa fakta atau kejadian perkembangan kasus di daerah. Ini sangat berbahaya bagi masyarakat kita semua. Tugas kita adalah melindungi masyarakat dari ancaman apapun termasuk wabah Covid 19 ini, ”tegasnya.

“Jangan ragu-ragu untuk berkoordinasi dengan kami untuk hambatan-hambatan atau kendala yang dialami oleh wilayah. Kita semua bekerja untuk satu, untuk sama-sama bisa melawan Covid-19 ini,” tutup Kapolres.(A.riri).

Tinggalkan Balasan